Safari Dakwah Idul Qurban 1435 H |
Pelaksanaan idul qurban kali ini jatuh di Desa Sumber Tempur, kec. Wonosari kab. Malang. Setelah tahun lalu berada di Desa Lambang Sari kec. Dampit, kab. Malang. Dan tema yang diusung dalam kegiatan kali ini yakni “Membangkitkan Kembali Semangat Islam tuk Wujudkan Insan yang Peduli dalam Naungan Dzulhijjah”. Tentunya misi dan tujuan kegiatan ini sendiri tidak lepas dari tema yang diangkat, yaitu untuk menumbuhkan semangat keislaman di daerah-daerah tertentu dan melatih diri (segenap panitia dan jama’ah) untuk menjadi insan yang kritis, peduli dan dapat bersosialisai dengan masyarakat dan lingkungannya tentunya dengan sama-sama belajar dalam hal keislaman.
Tidak terlalu berbeda dari tahun kemarin. Idul Qurban kali ini juga dilaksakan selama 3 hari berturut-turut. Dengan dua hari full time kegiatan. Yang pertama kegiatan pemberangkatan oleh ketupel dan dewan syuro’ dilaksanakan pada hari jum’at, 3 Okt. 2014 pukul 13.00 WIB untuk menuju persinggahan, yakni rumah Bapak Eko (ketua cabang Kanindo Syari’ah Gunung kawi). Kemudian dilanjut dengan acara selanjutnya istirahat, dan malam hari diisi dengan “Nonton Bareng bersama Santri TPQ setempat”. Hari kedua yakni tepatnya pada hari sabtu, 4 Okt. 2014 diawali dengan “Al-Farabi goes to school”, yakni pemberian materi dan ice breaking pada adik-adik TK Diponegoro 6 desa Sumber Tempur dan acara inti yakni “Festival Anak Sholeh tingkat TPA/TPQ” desa Sumber Tempur. Dilanjutkan acara pada malam hari yaitu dengan “Pawai Obor dan Takbir Keliling”.
Hari selanjutnya. Ahad, 5 Okt. 2014 merupakan hari puncak acara yakni diawali dengan Shalat Ied, penyembelihan hewan qurban dan pendistribusian daging qurban untuk masyarakat setempat. Dan malam puncak diisi dengan penampilan pentas seni oleh warga desa Sumber Tempur dan penampilan Nurus Shobah (tim Al-Banjari LEDMA A-Farabi) serta ditutup dengan “Pengajian Umum” oleh Al-Habib Mumammad Ahmad Al-Habsyi. Terakhir diisi dengan pengumuman pemenang lomba festival anak sholeh. Hari selanjutnya yaitu Senin, 6 Okt. 2014 merupakan hari terakhir di desa Sumber Tempur. Setelah bersih diri seluruh panitia dan jama’ah LEDMA Al-Farabi berpamitan pada warga sekitar dan tak ketinggalan, acara yang paling akhir yakni foto-foto alias berpose yang juga melibatkan tuan rumah (Bapak Eko) untuk digunakan sebagai arsip dan dokumentasi kegiatan.
Tentunya cukup banyak pengalaman dan ilmu yang didapat disana.
“ Justru, kenikmatan dan pelajaran terbesar terletak saat semua Sie dan panitia merasa khawatir, cemas dan deg-degan saat acara yang diakan kurang berjalan dengan baik. Seperti adanya perhelakan akbar saat rapat mendadak yang dipimpin oleh dewan syuro’ hingga tengah mala, itu merupakan bukti kesungguhan teman-teman panitia untuk saling memberikan pendapat demi kelancaran acara. Boleh jadi kekompakan dan kebersamaan keluarga besar kita jutru malah tercipta dari hal-hal semacam ini. Tetap semangat , dan apa pun yang kita terima hari ini, berbahagialah, bersabarlah, berbaik sangkalah! Karena sesungguhNya, Allah Maha Mengetahui dan skenario-Nya tak pernah keliru” Ujar Sie Acara. (_S. Langit)